DEMO KESEKIAN
Hai...
Sapa mu
Kau bagai rembulan yang menerangi malam gelapku
Jauh dan sangat jauh untuk di gapai
Namun berkas cahayamu sampai mengenaiku
Entah kapan aku dapat menggapai mu dengan disertai pelukan hangat
Atau mungkin tidak sama sekali.
Aku tidak tau bagaimana kita bersapa
Tidak. Seperti nya aku tau kita dipertemukan karena apa
Pernah mencoba menyesal karna kesalahan ku menjadi bertemu dengan mu
Tetapi aku juga tidak menyesali hal itu karena bertemu dengan mu
Tidak Tidak Tidak
Lebih tepatnya aku menyesali keputusan ku melakukan hal tak selakunya, tetapi aku sangat bahagia karena dipertemukan dengannya
Walaupun....
Yaa kau tauu, ia bagaikan rembulan
Jauh Jauh dan sangat Jauh sehingga sulit untuk di gapai
Namun menerangi langit malam yang gelap dengan indah
Aku tidak tau rencana tuhan bagaimana untuk ku dan dia
Percayalah aku benar menyukainya, menyayanginya, benar benar tulus untuk bersamanya
Entah apa kabar dengan nya, apakah sama seperti ku
Mencoba menghapus segalaa keluh kesah di pikiran untuknya
Hanya saja ruang tunggu di kepala menghantui dengan cepat
Tuhan, berikan segala kekuatan batin untuk ku dan dia.
Segalanyaa apapun. Terikat dengannya sampai maut memisahkan.
....
Half of life
Comments